May 16, 2009

GURU DI INGGRIS DINON-AKTIFKAN SETELAH MENOLAK SESI CUCI OTAK HOMOSEKSUAL

Berikut ini disadur dari "Teacher Bucks Homosexual Training," OneNewsNow, 6 Mei 2009: "Seorang guru Kristen di Inggris telah dinon-aktifkan setelah dia komplain tentang pemakaian jam kelas untuk mempromosikan homoseksualitas sebagai gaya hidup yang dapat diterima. Kwabena Peat adalah satu dari antara beberapa orang guru yang melakukan walk out pada hari training dan indoktrinasi yang diwajibkan oleh sekolah, dan ia melakukan itu karena kepercayaan Kristennya. LifeSiteNews. com melaporkan bahwa Peat menulis sebuah surat kepada tiga orang anggota staf yang mengorganisir sesi tersebut di Park View Academy. Dalam surat itu, ia menyatakan ketidaksetujuannya dengan pembicara dan pendiri dari program pro-homoseksual, Schools Out, Sue Sanders, yang menyatakan dalam presentasinya yang agresif bahwa orang-orang yang percaya homoseksualitas adalah abnormal perlu membereskan "hal-hal" dalam hidup mereka. Setelah surat tersebut, Peat dinon-aktifkan, dengan gaji tetap jalan, hingga sekolah nanti menentukan nasibnya sebagai seorang pegawai. Matt Barber, direktur masalah budaya di Liberty Counsel, menyatakan bahwa insiden itu adalah contoh perwakilan gerakan aktivis homoseksual. `Mereka bukan hanya ingin dibiarkan hidup, sebagaimana dinyatakan oleh salah satu pemimpin masyarakat homoseksual yang paling berpengaruh baru-baru ini,' katanya. `Yang mereka tuju sebenarnya adalah untuk mendiamkan semua perlawanan terhadap gaya hidup homoseksual – bahkan jika hal itu didasarkan pada kepercayaan agama yang mendalam – dan mereka rela melakukan apa saja untuk hal itu.'"

ORANG YANG MATI SETELAH "DISEMBUHKAN" DI PENCURAHAN LAKELAND

Sebuah penyelidikan oleh majalah World telah menemukan bahwa sedikitnya dua orang dari antara mereka yang "disembuhkan" selama kebaktian penyembuhan Todd Bentley di Lakeland, Florida, ternyata telah meninggal akibat penyakit mereka. Berikut ini adalah cuplikan laporannya: "Christopher Fogle, dari Cedar Rapids, Iowa, senang sekali memancing. Aktivitas itu menjadi selingan bagi karirnya yang serba cepat selama 25 tahun di restoran Perkins. Tetapi ketika Fogle menderita kanker berat, perjalanan-perjalan an memancingnya yang menenangkan, terhenti. Hal itu menjadi pukulan yang berat bagi laki-laki 45 tahun yang aktif tersebut. Tetapi bagi Todd Bentley, pengkhotbah televisi dan seseorang yang mengklaim sebagai "penyembuh," kanker tersebut adalah suatu kesempatan untuk "menyatakan kemuliaan Allah." .....Pada puncak apa yang banyak orang sebut kebangkitan rohani, WORLD menanyai Bentley tentang penyembuhan- penyembuhan tersebut, misalnya seperti kasus Fogle, dan meminta daftar orang-orang yang disembuhkan di kebaktian-kebaktian nya. Para pembantunya memberitahu saya bahwa Bentley sedang keluar kota dan daftar orang-orang yang disembuhkan tidak dapat ditemukan. Tetapi, satu minggu kemudian, dan setelah berpuluh-puluh kali meminta, pelayanan itu akhirnya mengirimkan sebuah daftar 13 nama. Fogle adalah nomor 12 di daftar itu, bersama dengan catatan ini: "Disembuhkan melalui Pencurahan dan kini kembali memancing." Itu adalah tanggal 8 Agustus 2008. Hanya ada satu masalah. Dua minggu sebelumnya, tanggal 22 Juli, Christopher A. Fogle, menurut catatan kematiannya di kota Keokuk (Iowa), "meninggalkan hidup ini....setelah pertarungan yang berani melawan kanker." Melihat ulang daftar tersebut setelah hampir satu tahun kemudian memperlihatkan bahwa Fogle bukanlah satu-satunya orang yang "disembuhkan" tetapi telah mati. Ketika saya menelpon Phyllis Mills, dari Trinity, N.C., pada tanggal 22 April, untuk mendengarkan kesaksian penyembuhannya, seorang anggota keluarganya yang sopan menjawab, "Phyllis meninggal beberapa hari yang lalu. Bahkan saat ini juga kami sedang akan menuju penguburannya. " Mills, 66 tahun saat meninggal, menderita kanker paru-paru dan sedang menjalani terapi yang agresif ketika dia, menurut daftar tersebut, "disembuhkan di kebangkitan rohani." Mills "sedang menjalani radiasi, tetapi dikirim pulang" menurut catatan di daftarnya Bentley, "tanpa jejak kanker di tubuhnya" ("Heal or Heel," World, 23 Mei 2009). Kebangkitan rohani Bentley berakhir dengan skandal bulan Agustus 2008 setelah Bentley mengumumkan bahwa dia berpisah dengan istrinya. Bulan November 2008, Fresh Fire ministry menyatakan bahwa Bentley bersalah atas perzinahan dengan seorang "mantan staf," dan pada tanggal 9 Maret 2009, Rick Joyner mengumumkan bahwa Bentley telah menikah dengan staf yang sama. Sobat, Allah memberikan kita petunjuk yang jelas dalam Kitab Suci mengenai penyembuhan, dan Yakobus 5 sama sekali tidak menggambarkan sebuah "kebaktian penyembuhan" yang kacau. Kita percaya ada penyembuhan ilahi hari ini melalui doa, tetapi kita tidak percaya akan para tukang show Pantekosta yang berpura-pura memiliki karunia penyembuhan yang sebenarnya hanya dimiliki Rasul (2 Korintus 12:12).

ORANG-ORANG KRISTEN DIPENJARAKAN DI CINA

Berikut ini disadur dari "18 orang Kristen ditangkap," Christian Newswire, 4 Mei 2009: "Tanggal 30 April 2009, sekelompok orang Kristen yang berjemaat di rumah-rumah dan para pemimpin grup gereja rumah China Gospel Fellowship (CGF) bertemu untuk mengadakan kebaktian di sebuah rumah di kota Xinye, propinsi Henan, ketika mereka diserbu oleh selusin perwira PSB. Delapan belas orang Kristen dibawa ke Biro Keamanan Umum (PSB/Public Security Bureau) kota Xinye. Mereka masing-masing dipaksa untuk membayar denda 1000 yuan (sekitar $150). Sampai dengan berita ini diturunkan, 16 orang Kristen masih ditahan oleh PSB, termasuk 10 orang pengkhotbah dari propinsi Hubei."

May 1, 2009

BUNGA YANG LEBIH MENYUKAI BUMBLEBEE (LEBAH BESAR)

Berikut ini disadur dari Creation Moments, http://www.creation moments.com/ radio/transcript .php?t=2346:
"Bunga Virginia Meadow Beauty menyediakan beberapa trik langka bagi mereka yang hendak menyerbukinya. Seekor lebah madu bisa seharian berkutat di bunga itu dan tidak mendapat serbuk sari sedikitpun. Faktanya, riset mengindikasikan bahwa lebah madu tidak tahu harus melakukan apa dengan bunga itu. Namun, bunga Virginia Meadow Beauty ini diserbuki oleh bumblebee (lebah besar), bukan lebah madu. Serbuk sari bunga ini hanya tahan selama satu hari saja, walau bunganya tetap mekar selama beberapa hari. Ia memberi sinyal pada bumblebee bahwa serbuk sarinya sudah `kadaluarsa' dengan mengubah warnanya, dan berfungsi untuk menarik lebih banyak bumblebee untuk datang (barangkali supaya bunga lain yang belum kadaluarsa segera dihinggapi). Lalu kenapa bumblebee bisa namun lebah madu tidak? Rupanya si bumblebee cukup berdengung saja, dan bunga itu menembakkan serbuk sarinya dengan kekuatan 30x lipat gravitasi – lebih dari gaya yang harus ditahan oleh astronot! Bukan karena ukuran bumblebee yang lebih besar, namun frekuensi dengungannya yang pas. Allah telah menyediakan bagi bunga Meadow Beauty dengan ajaib. Dan Ia juga telah menyediakan pengampunan dan keselamatan dalam PutraNya, Yesus Kristus."

SEKOLAH TINGGI CALVIN MASUK ALIRAN EMERGING

Di bulan April, Calvin College di Grand Rapids, Michigan, mengadakan Festival Iman dan Musik yang merayakan filosofi gereja yang sekarang merekah. Beberapa ratus "artis, musikus, kritikus, filsuf, dan pendengar," berkumpul untuk "mendiskusikan dan membedakan bagaimana cara-cara kasih karunia, cinta, belas kasihan, dan iman Kristen diekspresikan dalam dunia musik" ("Figuring It Out," Christianity Today, April 21, 2009). Calvin College mungkin dapat mengakui bahwa mereka "konservatif secara theologis, namun liberal secara budaya." Sekolah ini menganut theologi Reform Kalvinis, namun telah membuang perintah Alkitab untuk memisahkan diri dari dunia. Mereka telah mengadopsi filosofi yang ingin memenangkan masyarakat dengan cara menenggelamkan diri dalam budayanya, dengan cara menjadi misionari kepada budaya. Ken Heffner, Direktur Kegiatan Mahasiswa di sekolah tersebut, berkata bahwa orang Kristen seharusnya "tampil di panggung umum dan menampilkan seni populer dan juga bekerja sama dengan orang lain yang juga menampilkan seni populer." Kita bertanya-tanya, budaya pop mana yang dia maksud, karena semua budaya pop di Amerika Utara adalah kotor secara moral dan bersifat relativistik dan terang-terangan membangkang terhadap perintah Allah yang kudus, dan itu jelas-jelas BURUK! Lupe Fiasco adalah seorang bintang tamu di festival tersebut, walaupun "latar belakang imannya dulu adalah Islam berat," dan "kerohaniannya campur aduk," dan ia memakai kata-kata sumpah serapah. Tidak heran, salah satu tema konferensi tersebut adalah menyerang fundamentalisme yang alkitabiah. Heffner mengolok-olok orang-orang Kristen yang "memiliki reputasi menentang budaya pop" dan "memisahkan diri mereka dari detak jantung kreatif masyarakat" dan "mencoba untuk mendikte apa yang berasal dari Allah dan apa yang bukan." Sungguh ini adalah festival yang kacau dan membingungkan mereka sendiri! Alkitab memberitahu kita secara persis apa yang dari Allah dan apa yang bukan, dan umat Allah bertanggung jawab untuk membedakan antara yang kudus dan yang najis. "Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu" (Ef. 5:11). Tugas kita bukanlah berdialog dengan budaya melainkan memberitakan Firman Tuhan (2 Tim. 4:2). Tuhan Yesus Kristus adalah sahabat orang berdosa, tetapi Ia selalu kudus di segala waktu, tidak pernah ikut serta dalam apapun yang berdosa, mengkhotbahkan pertobatan dan memperingatkan tentang neraka, dan hal-hal ini pasti akan merusak suasana pesta budaya pop manapun! Rasul Paulus menjadi segala-galanya bagi semua orang (1 Kor. 9:22; 10:33), tetapi ia juga menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan, tidak mau menjadi serupa dengan dunia ataupun menjadi pasangan yang tidak seimbang dengan orang yang tidak percaya (1 Tes. 5:22; Rom. 12:1; 2 Kor. 6:14-17). Tuhan Yesus dan para Rasul bukanlah orang-orang yang akan senang dengan pesta rock & roll! Yakobus memperingatkan, "Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah" (Yak. 4:4). Apakah menurutmu Yakobus dan cara berkhotbahnya yang negatif akan disambut di Festival Musik STT Calvin!?