“Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.” (II Kor 3:3)
January 31, 2009
PELAYAN-PELAYAN OPRAH MENGKLAIM BAHWA "GAY ADALAH KARUNIA DARI ALLAH"
Dua orang "pelayan Tuhan" yang muncul dalam Oprah Winfrey Show pada awal bulan ini, mengklaim bahwa homoseksualitas adalah karunia Allah. Ed Bacon, dari Gereja Episcopal All Saints di Pasadena, California, mendeklarasikan, "Menjadi gay adalah karunia dari Allah" ("Oprah Tackles New Issue," WorldNetDaily, 19 Jan. 2009). Michael Beckwith, pendiri Agapa International Spiritual Center di Los Angeles, dengan antusias setuju akan hal itu, dan memberikan Bacon "tos." Bacon mengatakan bahwa dalam surat-surat yang ia terima, 30 banding 1 setuju dengan posisinya, dan orang-orang yang protes dia gambarkan sebagai "berhati jahat." Bagi pemberontak yang tidak bertobat, adalah jahat dan tidak mengasihi untuk mengkhotbahkan Alkitab secara literal dan "menyatakan apa yang salah, menegor dan menasihati" sebagaimana Allah perintahkan (2 Tim. 4:2). Orang-orang Farisi tentunya merasa bahwa Yesus jahat saat Ia menegur mereka akan kesalahan-kesalahan mereka sebagaimana tercatat dalam Matius 23. Pemberontak salah menganggap koreksi sebagai penganiayaan. "Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan" (Amsal 1:7). Faktanya, memberitakan kebenaran Firman Allah dalam dunia yang gelap ini adalah tindakan yang paling mengasihi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment